Berikut ini adalah pengertian dan
definisi pembelajarankurikulum dan pendidikan menurut beberapa ahli:
Definisi pembelajaran
KNOWLES
Pembelajaran adalah cara
pengorganisasian peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan
SLAVIN
Pembelajaran didefinisikan sebagai
perubahan tingkah laku individu yang disebabkan oleh pengalaman
WOOLFOLK
Pembelajaran berlaku apabila sesuatu
pengalaman secara relatifnya menghasilkan perubahan kekal dalam pengetahuan dan
tingkah laku
CROW & CROW
Pembelajaran adalah pemerolehan
tabiat, pengetahuan dan sikap
RAHIL MAHYUDDIN
Pembelajaran adalah perubahan
tingkah laku yang melibatkan ketrampilan kognitif yaitu penguasaan ilmu dan
perkembangan kemahiran intelek
ACHJAR CHALIL
Pembelajaran adalah proses interaksi
peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar
COREY
Pembelajaran adalah suatu proses
dimana lingkungan seseorang secara disengaja dikelola untuk memungkinkan ia
turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus
G. A. KIMBLE
Pembelajaran merupakan perubahan
kekal secara relatif dalam keupayaan kelakuan akibat latihan yang diperkukuh.
MUNIF CHATIB
Pembelajaran adalah proses transfer
ilmu dua arah, antara guru sebagai pemberi informasi dan siswa sebagai penerima
informasi
Belajar menurut Aaron Quinn Sartain
adalah Suatu perubahan prilaku sebagai hasil pengalaman. Sugandi (2000:4).
Belajar merupakan suatu bentuk
pertumbuhan atau perubahan diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara
bertingkah laku yang baru, berkat pengalaman dan latihan. Pengertian lain
belajar yaitu suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh
suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil
pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Slameto, (2003:2).
Dalam proses belajar mengajar (PBM) akan terjadi interaksi antara peserta didik
dan pendidik. Peserta didik atau anak didik adalah salah satu komponen
manusiawi yang menempati posisi sentral dalam proses belajar-mengajar. Slameto,
(2003:109), sedang pendidik adalah salah satu komponen manusiawi dalam proses
belajar-mengajar, yang ikut berperan dalam usaha pembentukan sumber daya
manusia yang potensial dibidang pembangunan. Slameto. (2003:123).
Belajar merupakan proses dasar perkembangan hidup manusia. Dengan belajar,
manusia melakukan perubahan – perubahan kualitatif individu sehingga tingkah
lakunya berkembang. Purwanto, dalam Panen (1999:84). mengemukakan belajar
adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi
sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman. Belajar merupakan kegiatan
orang sehari-hari kegiatan belajar tersebut dapat dihayati atau dialami oleh
orang yang sedang belaja
Definisi Kurikulum
Hilda
Taba: Kurikulum adalah sebuah rancangan pembelajaran, yang disusun dengan
mempertimbangkan berbagai hal mengenai proses pembelajaran serta perkembangan
individu
Daniel Tanner & Laurel Tanner : Pengalaman pembelajaran yang terencana dan
terarah, yang disusun melalui proses rekonstruksi pengetahuan dan pengalaman
yang sistematis di bawah pengawasan lembaga pendidikan agar pembelajar dapat
terus memiliki minat untuk belajar sebagai bagian dari kompetensi sosial
pribadinya.
Murray
Print. : Kurikum didefinisikan sebagai semua ruang pembelajaran terencana yang
diberikan kepada siswa oleh lembaga pendidikan dan pengalaman yang dinikmati
oleh siswa saat kurikulum itu terapkan.
Kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari
oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan.
Berbagai
pengertian kurikulum yang dikemukakan oleh ahlinya masing-masing.
- John
Dewey (1902) sejak lama telah menggunakan istilah kurikulum dan
hubungannya dengan anak didik. Dewey menegaskan bahwa kurikulum dan anak
didik merupakan dua hal yang berbeda tetapi kedua-duanya adalah proses
tunggal dalam bidang pendidikan. Kurikulum merupakan suatu rekonstruksi
berkelanjutan yang memaparkan pengalaman belajar anak didik melalui suatu
susunan pengetahuan yang terorganisir dengan baik yang biasanya disebut
kurikulum.
- Franklin
Bobbit (1918) menyatakan bahwa kurikulum adalah susunan pengalaman belajar
terarah yang digunakan oleh sekolah untuk membentangkan kemampuan
individual anak didik. Harold Rugg (1927) mengartikan kurikulum sebagai
suatu rangkaian pengalaman yang memiliki kemanfaatan maksimum bagi anak
didik dalam mengembangkan kemampuannya agar dapat menyesuaikan dan
menghadapi berbagai situasi kehidupan.
- Hollins
Caswell (1935) menyatakan bahwa kurikulum adalah susunan pengalaman yang
digunakan guru sebagai proses dan prosedur untuk membimbing anak didik
menuju ke kedewasaan.
- Ralph
Tyler (1957) menegaskan bahwa kurikulum adalah seluruh pengalaman belajar
yang direncanakan dan diarahkan oleh sekolah untuk mencapai tujuan
pendidikannya.
- Hilda
Taba (1962) mengatakan bahwa kurikulum adalah pernyataan tentang
tujuan-tujuan pendidikan yang bersifat umum dan khusus, dan materinya
dipilih dan diorganisasikan berdasarkan suatu pola tertentu untuk
kepentingan belajar dan mengajar. Biasanya dalam suatu kurikulum sudah
termasuk dengan program penilaian hasilnya.
- Robert
Gagne (1967) mengartikan bahwa kurikulum adalah suatu rangkaian unit
materi belajar yang disusun sedemikian rupa sehingga anak didik dapat
mempelajarinya berdasarkan kemampuan awal yang dimiliki/dikuasai sebelumnya.
- James
Popham dan Eva Baker (1970) mengatakan bahwa kurikulum adalah seluruh
hasil belajar yang direncanakan dan merupakan tanggung jawab sekolah. yang
diharapkan terjadi dan digunakan dalam perencanaan pengajaran.
Pengertian
Pendidikan Menurut Para Ahli, Definisi
Pendidikan secara umum adalah segala upaya yang direncanakan untuk
mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok, atau masyarakat sehingga
mereka melakukan apa yang diharapkan oleh pelaku pendidikan. (Soekidjo
Notoatmodjo. 2003 : 16)
Definisi pendidikan - Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan
tatalaku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui
upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik. (Pusat
Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2002 : 263)
Artikel ini berjudul (Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli Definisi, Tujuan,
Unsur, Jalur, Faktor)
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan
yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. (UU RI No. 20
Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1)
John Stuart Mill (filosof Inggris, 1806-1873 M) menjabarkan bahwa
Pendidikan itu meliputi segala sesuatu yang dikerjakan oleh seseorang untuk
dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain untuk dia,
dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat
kesempurnaan.
Pendidikan, menurut H. Horne, adalah proses yang terus menerus (abadi)
dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang
secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti
termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari
manusia.
John Dewey, mengemukakan bahwa pendidikan adalah suatu proses
pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan
biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi
secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social.
Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa
dan kelompok dimana dia hidup.
Hal senada juga dikemukakan oleh Edgar Dalle bahwa Pendidikan merupakan
usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui
kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di
luar sekolah sepanjang hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat
mempermainkan peranan dalam berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa
yang akan datang.
Thompson mengungkapkan bahwa Pendidikan adalah pengaruh lingkungan
terhadap individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tetap dalam
kebiasaan perilaku, pikiran dan sifatnya.
Ditegaskan oleh M.J. Longeveled bahwa Pendidikan merupakan usaha ,
pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju
kepada kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap
melaksanakan tugas hidupnya sendiri.
Prof. Richey dalam bukunya ‘Planning for teaching, an Introduction to
Education’ menjelaskan Istilah ‘Pendidikan’ berkenaan dengan fungsi yang luas
dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama membawa
warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan tanggung
jawabnya di dalam masyarakat.
Ibnu Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H-
143 H, pengarang Kitab Kalilah dan Daminah) mengatakan bahwa : “Pendidikan itu
ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua
indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk
mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.”
Plato (filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M) menjelaskan
bahwa Pendidikan itu ialah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan
akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan.
Jadi menurut saya pembelajaran adalah suatu kegiatan atau proses yang dilakukan seseorang atau kelompok untuk memahami suatu konsep dan untuk meraih tujuan akhir yaitu pendidikan.Kurikulum adalah suatu program atu rancangan yang di gunakan sebagai acuan di dalam proses pembelajaran.Sedangkan pendidikan adalah suatu usaha untuk proses perubahan prilaku suatu individu atau kelompok yang di dalam terdapat suatu pembelajaran.
Hubungan pembelajaran,kurikulum dan pendidikan menurut saya adalah saling berkaitan natara satu sama lainyakarena untuk mencapai suatu pendidikan perlu adanya suatu proses pembelajaran dan untuk melakukan suatu proses pembelajaran di perlukan adanya suatu acuan atau rencana untuk enunjang pembelajaran tersebut yaitu kurikulum,maka dari itu pembelajaran,kyrikulum dan juga pendidikan tidak bisa di pisahkan.