Rabu, 24 Desember 2014

Uas Inovasi Pendidikan

Alhamdulillah,akhirnya UAS nya bisa kelar :-) :-) ^_^
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2014
DEPARTEMEN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

NAMA           : Sri Fatmalah
NIM                : 1305404
KELAS          : Teknologi pendidikan A

SOAL
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas!

Suatu kelas memiliki jumlah siswa 50 orang, yang terdiri dari 30 orang perempuan dan 20 orang siswa laki-laki, sebagian besar siswa perempuan pada hari sabtu sering tidak masuk kelas.    Jumlah meja dan bangku hanya ada 20 buah yang layak pakai sementara 5 buah rusak. Dinding ruang kelas penuh dengan coretan siswa dan tampak kusam dengan dinding banyak yang terkelupas.   Dalam setiap pembelajaran seringkali ada siswa yang berbuat onar.  Tingkat perhatian dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran terlihat kurang serius.

Petunjuk!
Coba anda analisis pokok masalah di atas berkaitan dengan:
  1. Kondisi fisik kelas
  2. Iklim belajar kelas
  3. Kesiapan siswa dalam belajar
  4. Tingkat disiplin kelas
  5. Model mengajar guru

Pertanyaan:
Bagaimana solusi yang bisa anda berikan dalam kaitan dengan persoalan di atas, model INOVASI PEMBELAJARAN apa yang dapat dilakukan!

Selamat bekerja



Hasil Analisis

Berdasarkan pernyatan tersebut dapat saya analisis mengenai pokok permasalahan di atas adalah:
1.      kondisi kelas yang kurang baik seperti yang di jelaskan di atas bahwa “Jumlah meja dan bangku hanya ada 20 buah yang layak pakai sementara 5 buah rusak,Dinding ruang kelas penuh dengan coretan siswa dan tampak kusam dengan dinding banyak yang terkelupas” maka hal ini menunjukan bahwa keadaan kelas tersebut tidak mendukung untuk suatu proses pembelajaran dan tentunya akan membuat proses pembelajaran menjadi tidak nyaman,efektif dan efisien.
2.      ”Tingkat perhatian dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran terlihat kurang serius.” berdasarkan pernyataan tersebut dapat di katakan bahwa tingkat kesiapan siswa dalam suatu proses pembelajaran itu sangat kurang.
3.      Kemudian permasalahan yang lain yaitu tingkat kedisiplinan kelas dalam suatu proses pembelajaran sangat kurang hal ini di tunjukan dengan adanya siswa perempuan yang sering tidak hadir dan ketika suatu proses pembelajaran berlangsung selalu ada siswa yang berbuat onar.
4.      Dari pernyatan di atas dan dari permasalahan-permasalahan yang timbul dari segi tingkat kedisiplinan yang kurang,banyak siswa yang sering tidak mengikuti proses pembelajaran,serta banyak siswa yang selalu berbuat onar ketika proses pembelajaran berlangsung mungkin penyebabnya bukan hanya dari lingkungan fisik kelas yang kurang memadai saja akan tetapi hal tersebut bisa terjadi mungkin model pembelajaran yang di gunakan oleh guru dalam proses pembelajarannya itu sangat tidak cocok dengan karakteristik siswa sehingga proses pembelajaran menjadi membosankan dan membuat siswanya tidak mengerti dan tidak memahami apa yang di sampaikan oleh guru tersebut.
Berdasarkan hasil analisis pokok permasalahan terhadap pernyataan di atas solusi yang tepat menurut saya adalah sebagai seorang pendidik guru merupakan kunci keberhasilan dalam pengelolaan proses pembelajaran,sehingga sudah semestinya guru harus memiliki kemampuan professional dan mampu menciptakan suasana kelas yang kondusif bagi peserta didiknya,karena dengan suasana belajar yang kondusif akan sangat memungkinkan peserta didik dapat memusatkan perhatian dan pikirannya terhadap apa yang sedang di pelajari ketika proses pembelajaran berlangsung.Adapun factor yang dapat menjadikan proses pembelajaran kondusif adalah (1),suasana dalam kelas ,peran pendidik di sini adalah bagaimana caranya agar suasana di dalam kelas itu menjadi nyaman dan menyenangkan untuk para peserta didiknya,selain itu untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman ketika pendidik menyampaikan suatu bahan ajar maka harus menggunakan strategi dan model pembalaran yang cocok dengan karakteristik siswanya dan memungkinkan siswanya untuk berperan katif dalam proses pembelajaran.(2),lingkungan di sekitar kelas atau sekolah,suasana belajar yang kondusif akan tercipta apabila di  dukung dengan suasana yang nyaman dan tentran di sekitar kelas atau sekolah.
Dari hasil analisis di atas mengenai seorang pendidik harus mempu menciptakan suasana belajar yang kondusif maka seorang pendidik harus menggunakan model pembelajaran yang memungkinkan terjadinya suatu proses pembelajaran yang kondusif.Menurut saya model pembelajaran yang cocok untuk mengatasi permasalahan di atas adalah model pembelajaran PAKEM,karena model pembelajaran PAKEM memungkinkan peserta didik untuk mengerjakan beragam kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan dengan penekanan belajar sambil bekerja. Sedangkan dalam proses pembelajaran menggunakan model ini para pendidik dapat menggunakan berbagai sumber ataupun alat bantu lain termasuk memanfaatkan lingkungan agar proses pembelajaran bisa lebih menaik dan menyenangkan.,selain itu Rusman (2012) dalam buku Model-model pembelajaran menyebutkan bahwa” PAKEM berasal dari konsep bahwa pembelajaran harus berpusat pada anak (student-centered learning) dan pembelajaran harus bersifat menyenangkan(learning is fun),agar mereka termotivasi untuk terus belajar sendiri tanpa di perintah dan agar mereka tidak merasa terbebani dan takut”.Sehingga dengan mengunakan model pembelajaran ini akan sangat memungkinkan siswa nya untuk berperan aktif dalam proses pembelajran dan pembelajaranpun akan lebih bermakna,aktif dalam mencari informasi dan pengetahuan untuk di kaji dan di bahas dalam proses pembelajaran,sehingga mereka akan mendapatkan pengalaman yang dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensinya, mampu melakukan sesuatu yang menghasilkan kegiatan baru yang di peroleh dari hasil berfikir kreatif dan yang terakhir siswa akan merasa proses pembelajaran lebih menyenangkan.
Referensi :
Rusman.2012.Model-model pembelajaran.Jakarta:PT RajaGrafindo Persada.
Yili.2013.Menciptakan kondisi lingkungan kelas yang kondusif. [Online]. Tersedia:

Selasa, 04 Maret 2014

perjuangan Orang tua

teman-teman nama saya sri fatmalah asal sumedang saya adalah salah satu anak yang berutung bisa masuk universitas negeri lewat jalur SNMPTN 2013,tepatnya di universitas pendidikan indonesia, saya berada di kampus upi ini tentunya bukan karna saya mampu teman-teman bukan pula karena saya berasal dari orang yang berada,tapi saya bisa berdiri di sini tepatnya di upi itu karna sebuah tekad yang besar dari kedua orang tua saya terutama ayah,ayah saya bukan PNS bukan juga pengusaha sukses melainkan ayah saya itu buruh kasar yang kadang ada kerjaan kadang engga tapi saya begitu bangga terhadap ayah saya.kenapa? karna jika di lihat dari segi kerjaannya atau materi bisa apa sih ayah saya untuk bisa menguliahkan anaknya tapi itulah hebatnya ayah saya meskipun orang lain berkata tidak mungkin kalo ayah saya bisa menguliahkan anaknya tapi ayah saya tetap semangat,ayah saya tetap berjuang untuk menguliahkan kami ,segala usaha di lakukan ayah saya untuk bisa membuktikan ke orang lain bahwa dirinya mampu ,sampai-smpai ayah saya bertahun-tahun merantau ke sumatra hanya untuk menguliahkan saya, sakit yang dia rasakan tak pernah di  pedulikannya, cape yang ia rasakan tak pernah di hiraukannya waktu yang ada dia pergunakan untuk bekerja meskipun harus sampe larut malam,itulah hebat nya ayah saya teman-teman jadi buat orang tua di luar sana jangan berkecil hati jangan patah semanagat bangunlah tekad yang kuat untuk bisa menyukseskan anaknya kalau kita berusaha insya'allah allah kasih jalan dan kemudahan untuk kita ,dan untuk teman-teman di luar sana jangan patah semangat juga meskipun kita berasal dari keluarga yang sederhana tapi tekad kita jangan sederhana tekad kita untuk membahagiakan orang tua itu harus luar biasa harus kuat ,kita harus ingat seberapa besar pengorbanan orang tua untuk kita??? seberapa lama waktu yang mereka  pergunakan untuk mensukseskan kita??,berawal dari itu mari kita bersama-sama untuk memulai melakukan satu tekad yaitu "kita bisa membahagiakan orang tua kita"  :-) :-)