UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL 2014
DEPARTEMEN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
NAMA :
Sri Fatmalah
NIM :
1305404
KELAS :
Teknologi pendidikan A
SOAL
Jawablah pertanyaan berikut
ini dengan singkat dan jelas!
Suatu kelas memiliki jumlah siswa 50 orang, yang
terdiri dari 30 orang perempuan dan 20 orang siswa laki-laki, sebagian besar
siswa perempuan pada hari sabtu sering tidak masuk kelas. Jumlah meja dan bangku hanya ada 20 buah
yang layak pakai sementara 5 buah rusak. Dinding ruang kelas penuh dengan
coretan siswa dan tampak kusam dengan dinding banyak yang terkelupas. Dalam setiap pembelajaran seringkali ada
siswa yang berbuat onar. Tingkat perhatian dan pemahaman siswa
terhadap materi pelajaran terlihat kurang serius.
Petunjuk!
Coba anda analisis pokok masalah di atas berkaitan
dengan:
- Kondisi
fisik kelas
- Iklim
belajar kelas
- Kesiapan
siswa dalam belajar
- Tingkat
disiplin kelas
- Model
mengajar guru
Pertanyaan:
Bagaimana solusi yang bisa anda berikan dalam
kaitan dengan persoalan di atas, model INOVASI PEMBELAJARAN apa
yang dapat dilakukan!
Selamat bekerja
Hasil Analisis
Berdasarkan pernyatan
tersebut dapat saya analisis mengenai pokok permasalahan di atas adalah:
1.
kondisi kelas yang kurang baik seperti yang di jelaskan
di atas bahwa “Jumlah meja dan
bangku hanya ada 20 buah yang layak pakai sementara 5 buah rusak,Dinding ruang
kelas penuh dengan coretan siswa dan tampak kusam dengan dinding banyak yang
terkelupas” maka hal ini menunjukan bahwa keadaan kelas tersebut tidak
mendukung untuk suatu proses pembelajaran dan tentunya akan membuat proses
pembelajaran menjadi tidak nyaman,efektif dan efisien.
2. ”Tingkat perhatian dan pemahaman siswa
terhadap materi pelajaran terlihat kurang serius.” berdasarkan pernyataan
tersebut dapat di katakan bahwa tingkat kesiapan siswa dalam suatu proses pembelajaran
itu sangat kurang.
3.
Kemudian
permasalahan yang lain yaitu tingkat kedisiplinan kelas dalam suatu proses pembelajaran
sangat kurang hal ini di tunjukan dengan adanya siswa perempuan yang sering
tidak hadir dan ketika suatu proses pembelajaran berlangsung selalu ada siswa
yang berbuat onar.
4.
Dari pernyatan di atas dan dari
permasalahan-permasalahan yang timbul dari segi tingkat kedisiplinan yang
kurang,banyak siswa yang sering tidak mengikuti proses pembelajaran,serta
banyak siswa yang selalu berbuat onar ketika proses pembelajaran berlangsung
mungkin penyebabnya bukan hanya dari lingkungan fisik kelas yang kurang memadai
saja akan tetapi hal tersebut bisa terjadi mungkin model pembelajaran yang di
gunakan oleh guru dalam proses pembelajarannya itu sangat tidak cocok dengan
karakteristik siswa sehingga proses pembelajaran menjadi membosankan dan
membuat siswanya tidak mengerti dan tidak memahami apa yang di sampaikan oleh
guru tersebut.
Berdasarkan hasil analisis pokok permasalahan terhadap pernyataan di atas
solusi yang tepat menurut saya adalah sebagai seorang pendidik guru merupakan
kunci keberhasilan dalam pengelolaan proses pembelajaran,sehingga sudah
semestinya guru harus memiliki kemampuan professional dan mampu menciptakan
suasana kelas yang kondusif bagi peserta didiknya,karena dengan suasana belajar
yang kondusif akan sangat memungkinkan peserta didik dapat memusatkan perhatian
dan pikirannya terhadap apa yang sedang di pelajari ketika proses pembelajaran
berlangsung.Adapun factor yang dapat menjadikan proses pembelajaran kondusif
adalah (1),suasana dalam kelas ,peran pendidik di sini adalah bagaimana caranya
agar suasana di dalam kelas itu menjadi nyaman dan menyenangkan untuk para
peserta didiknya,selain itu untuk menciptakan suasana kelas yang nyaman ketika pendidik
menyampaikan suatu bahan ajar maka harus menggunakan strategi dan model
pembalaran yang cocok dengan karakteristik siswanya dan memungkinkan siswanya
untuk berperan katif dalam proses pembelajaran.(2),lingkungan di sekitar kelas
atau sekolah,suasana belajar yang kondusif akan tercipta apabila di dukung dengan suasana yang nyaman dan tentran
di sekitar kelas atau sekolah.
Dari hasil analisis di atas mengenai seorang pendidik harus mempu
menciptakan suasana belajar yang kondusif maka seorang pendidik harus
menggunakan model pembelajaran yang memungkinkan terjadinya suatu proses
pembelajaran yang kondusif.Menurut saya model pembelajaran yang cocok untuk
mengatasi permasalahan di atas adalah model pembelajaran PAKEM,karena model
pembelajaran PAKEM memungkinkan peserta didik
untuk mengerjakan beragam kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan pemahaman
dan keterampilan dengan penekanan belajar sambil bekerja. Sedangkan dalam
proses pembelajaran menggunakan model ini para pendidik dapat menggunakan
berbagai sumber ataupun alat bantu lain termasuk memanfaatkan lingkungan agar
proses pembelajaran bisa lebih menaik dan menyenangkan.,selain itu Rusman (2012) dalam
buku Model-model pembelajaran menyebutkan bahwa” PAKEM berasal dari konsep
bahwa pembelajaran harus berpusat pada anak (student-centered learning) dan
pembelajaran harus bersifat menyenangkan(learning is fun),agar mereka
termotivasi untuk terus belajar sendiri tanpa di perintah dan agar mereka tidak
merasa terbebani dan takut”.Sehingga dengan mengunakan model pembelajaran ini
akan sangat memungkinkan siswa nya untuk berperan aktif dalam proses pembelajran
dan pembelajaranpun akan lebih bermakna,aktif dalam mencari informasi dan
pengetahuan untuk di kaji dan di bahas dalam proses pembelajaran,sehingga
mereka akan mendapatkan pengalaman yang dapat meningkatkan pemahaman dan
kompetensinya, mampu melakukan sesuatu yang menghasilkan kegiatan baru yang di
peroleh dari hasil berfikir kreatif dan yang terakhir siswa akan merasa proses
pembelajaran lebih menyenangkan.
Referensi :
Rusman.2012.Model-model pembelajaran.Jakarta:PT
RajaGrafindo Persada.
Yili.2013.Menciptakan kondisi
lingkungan kelas yang kondusif. [Online]. Tersedia:
http://gurukreatifsebagaiagenperubahan.blogspot.com/2013/11/menciptakan-kondisi-lingkungan-kelas.html [Diakses: 24 Desember 2014].